Makanan Khas Kalimantan Selatan Yang Wajib Anda Cicipi Jika Berkunjung
Kue Bingka Ubi Β© Photo by peranakankhek.com

Berkunjung ke Kalimantan Selatan belum lengkap rasanya kalau belum mencoba kuliner khas dari daerah ini. Selain Soto Banjar, ternyata ada banyak kuliner yang memiliki cita rasa khas, dan mungkin belum anda coba sebelumnya. Jika anda sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan, anda wajib mecicipi berbagai kuliner di bawah ini.

1. Petah dan Jaring Tahilala

Petah dan Tahilala | foto : Goodnewsfromindonesia.id

Petah merupakan jajanan khas dari Kalimantan Selatan yang terbuat dari campuran tepung beras dan santan yang kemudian dimasak dengan cara dikukus. Sehingga memiliki tekstur yang kenyal dengan rasa gurih dari campuran santan.

Petah biasanya dihidangkan dengan siraman Tahilala. Tahilala sendiri merupakan santan kelapa yang direbus bersama dengan garam dan merica hingga mencapai tekstur kental. Makanan ini sangat cocok disantap bersama secangkir teh hangat.

Selain dengan Petah, Tahilala biasanya juga dipadukan dengan Jaring. Jaring adalah sebutan orang Kalimantan Selatan kepada Jengkol. Buah jengkol di rebus dan kemudian dihidangkan bersama Tahilala.

2. Kue Lahm

Kue Lahm
Kue Lahm | foto : masakandapurku.com

Kueh Lam ini merupakan jajanan khas dari Kota Barabai yang terletak 165km dari Kota Banjarmasin. Kueh Lam ini rasanya manis sekali dan berlapis-lapis. Mungkin sekilas terlihat seperti kue lapis pada umumnya, tapi Kueh Lam memiliki tekstur yang basah. Hal tersebut didapat dari banyaknya penggunaan telur yang digunakan. Untuk membuat Kueh Lam dibutuhkan minimal 8 butir telur bebek utuh dan 2 kuning telur bebek tergantung dengan besarnya Kueh Lam yang ingin dibuat.

Proses pembuatannya dari kue ini membutuhkan waktu yang cukup lama karena dimasak satu-persatu untuk mendapatkan tekstur berlapis.

3. Bingka Berandam

Di Kalimantan Selatan terdapat berbagai jenis Bingka. Salah satunya adalah Bingka Barandam. Disebut Bingka Barandam karena dihidangkan dengan air gula yang membuat Bingkanya terendam dengan kuah. Bingka Barandam ini merupakan makanan spesial khas Kalimantan Selatan.

Spesial karena biasanya hanya dapat kita temukan saat momen Ramadhan. Akan banyak sekali di beberapa titik di Kota-Kota seperti Banjarmasin dan Banjarbaru yang membangun Pasar Ramadhan, dan biasanya penjual disana menjual takjil salah satunya Bingka Barandam.

Bingka sendiri dibuat dari adonan tepung terigu, telur bebek, dan gula, serta beberapa campuran lain yang dipanggang di dalam oven hingga mengembang. Tekstur dari Bingka Barandam ini mirip seperti souffle yang terlihat padat namun ternyata spongy.

4. Pakasam

 

#pakasam #barabai

A post shared by Visit Kalsel (@visitkalsel) on

Pakasam merupakan salah satu varian lauk khas Kalimantan Selatan tepatnya Barabai. Pakasam merupakan ikan yang dijaruk atau bahasa Indonesianya diferementasi kemudian dilumuri nasi yang sudah disangrai. Untuk menyantapnya, Pakasam harus digoreng terlebih dahulu. Prosesnya cukup repot, karena saat digoreng akan menimbulkan letupan-letupan kecil dari nasi yang melumuri ikan tersebut yang tergoreng oleh minyak. Sangat nikmat jika disantap dengan nasi putih yang masih panas.

5. Mandai

 

Rugi tupang urang banjar kada tahu lawan ngini? Ngini mandai mandai tuh diulah mulai kulit bisa kulit nangka, tiwadak. Asal jagan kulit rambutan atawa durian πŸ˜€πŸ˜‚. Amun ulun katuju bausing-using pang mandainya. Kumpusis mandai nang sudah di wadi, lumbuk rawit, bawang habang & putih, daun limau purut. Cara pangulahan Mandai Padas. Basuh mandai nang sudah bawadi tadi sampai barasih imbhtu tiisakan sampai kadada lagi banyunya amun parlu di parah, bawang putih lwn habang di kupas kulitnya, rawit, sunyaan kumpusisi sacukupnya saapa buhan pian handaki. Cara mamasaknya pirik bawang habang, putih, lumbuk rawit sampai halus imbahtu panas kan minyak sacukupnya di rinjing imbah sudah panas buat ai lagi bawang lawan lumbuk nang sudah bapirik tadi campur lawan daun limau purut masaki sampai bau harum imbah sudah bau harum buat ai lagi mandai nang sudah di parah tadi haru haru sampai warna sadikit habuk. Jagan biarkan warnanya jadi hirang, amun warnanya hirang bararti hangit tu mandainya πŸ˜‚πŸ˜‚ cobai ha pian saurang di rumah masing masing wassalam amang yadi. #makanankhasbanjar #mandai #mandaipadas #urangbanjar

A post shared by Haryadi_Ahmad (@haryadi_triobrothergroup) on

Mandai merupakan pilihan lauk lainnya khas Kalimantan Selatan. Uniknya lauk dari Mandai ini bukan berasal dari bahan hewani -cocok sekali bagi anda yang merupakan vegetarian-, melainkan kulit dari buah Cempedak yang telah difermentasi dengan cara direndam dalam air garam. Sayangnya tidak mudah menemukan Mandai di warung-warung atau restoran dan Mandai biasanya hanya ada pada musim tertentu mengikuti musim Cempedak. Namun biasanya rumah-rumah warga menyimpan Mandai yang sudah di fermentasi di dalam toples sehingga jika suatu saat menginginkannya bisa langsung digoreng sesuai selera.

6. Haliling

Haliling masak santan
Haliling masak santan | foto : vemale.com

Selain itu, ada juga yang namanya Haliling masak santan. Haliling merupakan hewan sebangsa keong yang biasanya ditemukan disela-sela batang padi. Cara memasaknya cukup mudah, Haliling dibersihkan terlebih dahulu, kemudian direbus dengan air hingga matang dan dituangkan santan kelapa serta ditambah bumbu-bumbu lainnya. Tunggu hingga matang dan Haliling siap untuk disantap.


Sumber: Goodnewsfromindonesia.id

Pilih Bangga Bangga 100%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu